PACITANPOST
News Update
Loading...

Senin, 13 Desember 2021

BUPATI KETULARAN ISTILAH ,, SAT SET - WAT WET ,,

BUPATI KETULARAN ISTILAH ,, SAT SET - WAT WET ,,

   Bambang Trenggono dedengkot  ( MEP)  Mukidi Etan Pendopo.

Pacitan.Ppos 14.12.021.
iki dina istilah  ,, Sat Set - Wat Wet ,, lagi trend ning ndi ndi gon , nganti bocah bocah cilik wae istilah sat set - wat wet dienggo gojekan..

Istilah ( Sat Set  - wat Wet ) ora enek sing weruh sapa sing kawitan munculke , sing jelas saking populere istilah kui Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji nek pidato sok kerep nganggo istilah Sat Set - Wat Wet.

Miturut Bambang Trenggono istilah Sat Set What Whet , kajaba menak dirungokne kuping uga mengandung arti luhur.
Wong tuwa tuwa  jaman biyen istilah iku bermakna Tringkas , biasane kanggo melecut anak anake pas ngrewangi wong tuwa  nyambut gawe ,, ayo le' ge`k sat set wet wet , urai Bambang.

Bupati Pacitan  Indrata Nur Bayu Aji sarujuk karo Bambang Trenggono , njaluk marang warga Pacitan nek kerja kudu tringkas , taktis tanpa ngurangi makna  ngati ati lan teliti.

Bupati Pacitan dalam sebuah kesempatan

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji ngaku , ora latah menggunakan istilah kui , tapi memang  maknane apik banget lan mengena , sak ora orane kanggo pendorong semangat, ben kerjo tringkas lan trengginas , Sat Set at Wet... jare Bupati ambi guya guyu...( Gustik)







BIS SEKOLAH PACITAN SEPI PENUMPANG  DIMINTA EVALUASI...

BIS SEKOLAH PACITAN SEPI PENUMPANG DIMINTA EVALUASI...

Bus Bus Sekolah diparkir di Dinas Pendidikan Nasional Pacitan.

Pacitan Ppos.13.12.021.
Bis sekolah kalau di kota kota besar penumpangnya selalu penuh , bahkan orang orang kantor sering nebeng bis gratis tersebut .

Anehnya kalau di Pacitan , Bus Sekolah bantuan Pemerintah  yang jumlahnya 4 unit tersebut Sejak lama dibiarkan wira wiri  tidak ada penumpangnya , alias glondang.

Padahal maksud baik dari Pemerintah yaitu untuk meringankan beban bagi rakyat yang anaknya pingin sekolah , dan  orang tuanya tidak  punya kendaraan / tidak ada waktu untuk  mengantar sekolah.

Menurut Kadiknas Pacitan Daryono, pihak Diknas sudah berulang kali sosialisasi kepada  siswa dan Orang tua murid untuk memanfaatkan Bus Sekolah yang siap mengantar dan pulang sekolah.

Tapi berulang kali disosialisasikan tetep saja bus kosong mlompong  dan sepi peminat, padahal dalam operasional bus bus tersebut anggaranya tidak sedikit , cukup besarlah pokoknya . 

     Bus Sekolah  sepi penumpang  (Ft tlg)

Bahkan saking pinginnya bus bus sekolah itu berfungsi dengan baik , Daryono mengijinkan camat camat untuk menggunakan bus tersebut , tetapi yang berkaitan dengan keperluan siswa, misalnya untuk mengantar siswa di satu kecamatan untuk bertanding  atau menghadiri kegiatan siswa di kecematan lain.

Namun demikian , Daryono tidak akan mengijinkan siapapun untuk pinjam bus sekolah untuk keperluan lain yang tidak ada hubunganya dengan sekolahan, misalnya dipinjam untuk mbesani , Nyumbang dan sebagainya.

Sementara  pak woto salah satu orang tua wali murid  tidak sepakat kalau dikatakan bus kosong akibat  siswa tidak berminat, yang terjadi adalah Jam kedatangan bis gojlak gajleg / tidak menentu, sehingga siswa was was kalau terlambat masuk kelas.

Masih kata Pak Woto ,  kondisi daerah Pacitan juga sangat mempengaruhi bis itu sepi peminat, pasalnya banyak sekolah utamanya SMP dan SD letaknya rata rata tidak dipinggir jalan raya dimana bus melintas , sehingga siswa jika naik bis masih harus jalan kaki yang lumayan jauh, urainya.

Cuma pak woto juga mengkritik orang tua murid , yang rata rata mengijinkan anak anak sekolah setingkat SMP naik motor sendirian , bahkan didaerah pelosok desa sekalipun anak anak yang masih sekolah SMP bahkan SD dengan sengaja sudah dibelikan motor, ini tidak mendidik sebenarnya , tegas pak Woto asli Nawangan..( gustik)

Minggu, 12 Desember 2021

PENDOPO BUPATI  DIINCAR PEMUDIK..BUPATI SENANG....!

PENDOPO BUPATI DIINCAR PEMUDIK..BUPATI SENANG....!

Untuk melepas kangen tanah kelahiranya para  pemudik berbagai daerah yang pagi ini gowes bareng berfoto Ria di Pendopo Bupati Pacitan.

Pacitan , 12.12.021.
Bisa dimaklumi, setelah hampir 2 tahun didera ancaman Covid 19 yag menakutkan, kini begitu Cobid 19 sudah mereda , maka warga pacitan yang menetap diluar kota bisa mudik ke kampung halamanya di Pacitan.

Tempat tempat wisata di berbagai tempat seperti Sentono Gentong , Pantai Pancer Door  , pantai Watu Karung menjadi tujuan utamanya , tidak terkecuali tempat tempat yang dulu menjadi kenangan masa kecil dan remaja pun tak luput dikunjungi.

Rombongan Wisatawan Alumni SMP I Pacitan tahun 75 berfoto bersama di depan sekolahnya dulu.

Dipimpin  drg Zuhrotul Chasanah Putri Bupati Pacitan Moh Kusnan itu memimpin rombongan besar pulang kampung / libur bareng alumni sekolahnya di SMPN Pacitan tahun 75.

Pada acara Gowes bareng mubeng kota Pacitan  pagi ini , tempat tempat seperti  Sekolah SMPN I dan Pendopo Agung  Pacitan dipilih untuk berselfi ria.

Dokter gigi yang kini bermukim di Surabaya itu tidak lupa mengajak rombongan besarnya untuk melakukan silaturahim ke rekan rekannya yang pada saat Covid  19 beberapa bulan lalu tidak terselamatkan .

Rombongan Wisatawan Alumni SMP I tahun 75 silaturahim ke rumah Almarhum Tri Hardianto di Gantung Pacitan.

Sedang Keluarga yang dikunjungi adalah ke rumah keluarga Alm Tri Hardianto di Gantung Kelurahan Pacitan , dipimpin suami Zuhrotul Chasanah Kapten Eko rombongan berdoa bersama untuk alm Tri Hardianto semoga Husnul Khatimah.

drg Zuhrotul Chasanah dkk silaturahim di kediaman alm Tri Haemrdianto.

Sementara Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji mengaku senang Pendopo Pacitan dijadikan obyek para Wisatawan untuk berfoto ria ( selfi) , monggo ini rumah rakyat , rumah kita semua silahkan berkunjung , apalagi tadi saya dengar rombongan wisatawannya ada putri mantan Bupati Pacitan  M.Kusnan yg cukup melegenda , maaf tadi saya dibelakang ,  tidak ada yang ngasih tahu, ungkap Bupati Indrata Nur Bayu Aji..( gustik)
Obyek Sentono Gentong kini penuh dengan tempat berfoto yg cukup bagus..

Sabtu, 11 Desember 2021

DIKEPUNG COVID SETAHUN MEDUN...GEMBRUDUG MULIH KAMPUNG

DIKEPUNG COVID SETAHUN MEDUN...GEMBRUDUG MULIH KAMPUNG

Peserta tour dari Surabaya siapkan acara wisata di Sentono Gentong.

Pacitan Post.11.12.021.
Saking stres dikepung Corona setahun medun , akeh wong pacitan sing lungo ana paran  pada mulih kampung ngiras pantes memanfaatkan Libur Natal lan tahun Baru 2022.

Enek sing  berkelompok numpak  sepedah montor ,enek sing nyarter travel lan enek sing gawa mobil pribadi , komunitas  keluarga sing akeh mulih kampung saka pantauan media ,  Surabaya , Jakarta , Jogjakarta ,solo lan sekitare.
Rata rata sing numpak  mobil pribadi Gawa sepeda ontel .

Obyek wisata sing paling akeh  diburu Pantai  lan obyek wisata sing menak dijangkau koyo Sentono Gentong , Banyu Anget ,  Pancer Door lan liya liyane.

Libur tahun iki prautan wajah wong mulih beda banget , sing mulih tahun tahun kepungkur happy lepas . Ananging sing  mulih tahun iki , ketok wajah wajah bar  tertekan.

Salah sijining wisatawan  ( suyono) saka Jakarta  , menyang media  ngomong , liburan tahun iki koyo enek sing ganjel mas , tahun kepungkur bojoku lan anakku  ijik melu liburan, Tapi tahun iki kabeh wis kapundut gusti Allah  merga Covid 19  setahun kepungkur , mulo iki aku sak dulur mulih muk endang wong tuwa , jebul konco koncoku  pacitan yo akeh sing terpapar corona.

 Wisatawan penuhi gasibo Sentono Gentong ..

Pada karo group Alumni SMP/SMA Pacitan lulusan tahun 75/79 sing ana Suroboyo.Jember.joga lan sekitare , alasan gembrudug mulih , disamping endang sanak sedulur uga pingin refresing sak bare pandemi mereda , bayangno mas setahun medun dikupeng corona , mumpung selo pulang kampung rame rame , jare Swan ditemoni media ning sentono gentong. Saking senenge kumpul , bocah wedok asli arjowinangun iku ale nyanyi ambal ping songo , jare Swan nguya ngguyu...

Diperkirakne Libur Nataru  kabeh obyek Wisata ana Pacitan bakal penuh sesak , Pantai Klayar.Watu Karung.Goa Gong lan banyu anget diperkirakan kebak.., maklum corona wis minggat...( Gustik)











Jumat, 10 Desember 2021

JALAN WARENG-MUKUS  TUNGGU DISERAHKAN..

JALAN WARENG-MUKUS TUNGGU DISERAHKAN..

M.Akil Kasi Pengelolasn Jalan dan Jembatan PU Propinsi Binamarga Jatim.

Pacitan Post 10.12.021.
PU Binamarga Propinsi Jawa Timur saat ini menunggu kelengkapan proses administrasi Penyerahan Jalan Wareng Mukus dari Pemerintah Kabupaten Pacitan ke Propinsi Jawa Timur.

Menurut Kasi UPT  Pengelolaan Jalan dan Jembatan Propinsi Jawa  Timur di Pacitan M.Akil , Sebelum anggaran tahun 2022 cair sebaiknya proses pengalihan Jalan Wareng Mukus segera klir , agar tidak tumpang tindih anggaran , kan tidak mungkin jalan milik Kabupaten anggaran pengelolaannya dan  pemeliharaannya diambilkan dari kas PU Jawa Timur, ungkapnya.

Perlu diketahui , jalan Wareng-Mukus pada mulanya dibangun masuk jalur lintas selatan sebagai jalan utama , tapi dalam perkembangannya Propinsi Jawa Tengah tidak mau JLS melewati jalur tersebut , padahal jalan yang tembus Pacitan  Giri Belah tersebut terlanjur dilebarkan dan dibangun sesuai ketentuan  JLS.

Akhirnya mau tidak mau , jalan JLS dialihkan lewat jalan utama Pacitan-Solo via Giriwoyo kemudian belok ke kiri langsung menuju arah Pracimantoro tembus Baran Gunung Kudul.

Sedang jalan Wareng Mukus yang panjangnya kurang lebih 8 KM sesuai kesepakatan masuk  sayap jalan JLS.
Tentu saja karena pembangunannya diambilkan dari Kas PU Propinsi ,maka status lahan jalan tersebut segera diserahkan ke Pemerintah Propinsi.

Sayang Pemerintah Kabupaten pacitan, hingga hari ini masih belum siap , tidak tahu persis kendalanya apa ..
Bupati hingga berita ini diturunkan , belum bisa dihubungi , hp ne dipateni..,( gustik)


Kamis, 09 Desember 2021

DIANGGAP PEMBUNUHAN BIASA ,PEMBUNUH GADIS CANTIK ASAL NAWANGAN DIVONIS 14 TAHUN.

DIANGGAP PEMBUNUHAN BIASA ,PEMBUNUH GADIS CANTIK ASAL NAWANGAN DIVONIS 14 TAHUN.

       Alm Dwi Sukma Anjani pembunuhnya divonis 14 tahun penjara.

Pacitan post 09.12.021.
Masih ingat Mahasiswi (  20 th ) Cantik asal desa Nawangan yang dibunuh secara keji oleh kerabatnya sendiri Irfan ( 22 th)  hari ini divonis 14 tahun penjara oleh pengadilan Negeri Pacitan.

Tersangka Irfanul Muslim disangka pasal 338 KUHP sebagai pembunuhan biasa dan bukan pembunuhan yang direncanakan oleh tersangka.

Menurut Imam Bajuri  SH  sebagai penasehat hukum Terdakwa ,   mengikuti jalanya sidang  Kasus yang sempat menggegerkan masyarakat Pacitan itu mengatakan, bahwa tersangka disangkakan pasal 338 ( pembunuhan biasa) karena dipersidangan tidak ditemukan bukti  tersangka Irfan merencanakan pembunuhan dari rumah.

Awal Kejadian.
Mulanya korban Sukma dan tersangka Irfan   kedua duanya  berniat ketempat tujuan Wisata di Patok Koang Tamperan desa Sidoharjo Pacitan , setelah, sebelumnya mengurus keperluan kendaraan di samsat Pacitan.

Namun Ketika keduanya asyik duduk berdua tiba tiba hp Korban berdering tanda panggilan Vidio Call dari seorang  laki laki , merasa cemburu tersangka Irfan bertanya ke sukma  , siapa laki laki tersebut ..? Seketika dengan santai Sukma menjawab dari Pacarnya.

Tersangka Irvana Muslim diVonis 14 Tahun

Dari jawaban terus terang sukma itulah awal  malapetaka itu terjadi , Tersangka Irfan langsung merebut hp dari tangan korban dan terjadilah pergumulan keduanya, hingga kepala sukmw dipukul dengan tangan kosong beberapa kali hingga pingsan.

Mengira korban sudah meninggal  Tersangka Irfan menyetubuhi korban 1 kali , namun tidak disangka sangka  korban sedikit siuman , seketika itu jug tersangka ambil batu dan dikeprukkanya batu tersebut ke kepala korban berkali kali  hingga sukma tewas seketika.

Yakin Sukma tewas , tersangka menyetubuhi sukma  1 kali lagi , kemudian tersangka melarikan diri ke Subang setelah sebelumnya membawa semua ponsel dan surat surat kendaraan.

Imam Bajuri SH dalam sebuah kesempatan 

Di Subang tersangka Irfan selalu diliputi rasa takut dan was was yang luar biasa, hingga akhirnya memilih menyerahkan diri ke  Polsek Besi Kabupaten Subang  , hingga akhirnya dijemput petugas polres Pacitan dan ditahan.

Imam Bajuri SH, sebagai penasehat hukum terdakwa  kemungkinan tidak akan mengajukan banding , Mantan Kader PAN Pacitan itu merasa palu hakim dinilai Bajuri memutus perkara sudah  seadil adilnya.

Perlu diketahui , antara Korban dan Tersangka masih terhitung keluarga dekat , bahkan rumahnyapun cuma  adu tritis depan belakang di dusun Sidoharjo Desa Nawangan Kecamatan Nawangan kabupaten Pacitan...( Tim)



DIBALIK RENCANA KADES TOURING WISATA...ADA UDANG DIBALIK REMPEYEK..?

DIBALIK RENCANA KADES TOURING WISATA...ADA UDANG DIBALIK REMPEYEK..?

Pacitan Post.09.12.021.
Sruwang Sruwing , tanggal 11 Desember 2021 kumpulan Kepala Desa Pacitan sing ngibarke jeneng Kadang Demang Pacitan arep ngenekne' Touring Pariwisata mubeng Pacitan.

Touring Kadang Demang sing arep njupuk Start saka Balai Desa Tanjungsari Pacitan ,, rencanane' ,,  bakal mubeng  mubeng numpak Sepedah montor  menyang Pantai Klayar , Goa Gong lan pantai Kasab.

Sesuai surat pemberitahuan menyang komisi I sing diwacakne Arib Setyo Budi ( ASB) per anggota bayar Rp.165.000 ning nek tambah gandengan , anak utawa  bojo bayar Rp.300.000.

Sekilas acara sing digagas  ,, Kadang Demang Pacitan  ,, koyo koyo apik lan mulia  merga melu mromoksekne' Obyek Wisata Pacitan jelang Libur Nataru.

Ananging `ene`k kabar manuk, dibalik aksi Kadang Demang terselip penjaluk'an Kendaraan Operational Kades/ Desa  arupo Sepeda Motor.

Heru Setyanto ,Ketua  Komisi I DPRD Pacitan.

Miturut Ketua Komisi I DPRD Pacitan Heru Setyanto , penjaluk Kelompok  Kadang Demang Pacitan  sah sah wae sebagai bentuk aspirasi , ananging kudu didelok regulasine iso opo ora ? Ora ge`k opo opo asal njaluk.

Sepengetahuan Heru , Kelurahan lan Desa wis diwenehi sepeda motor 2 unit arupa Honda Win lan  Honda Supra , dene enek sing ngaku ora keduman utowo urung entuk inventaris  , yo mungkin enek sing ora beres saat transisi peralihan kades lawas lan kades anyar.

Lan Naria Hutagalung sing ditelpon Heru Setyanto  njelasne' , Kades nek arep tuku kendaraan operational  Desa Iso dijupukne saka ADD , persoale tetukon mobil / sepeda Motor anyar iku keperluan mendesak opo ora..?

Lewat  Heru ,  Lan Naria uga ngomong , tuku kendaraan anyar sak jane iso iso wae sepanjang APBD tercukupi  , ananging sifate ,, pinjam pakai ,,  sing aturane njlimet tur butuh payung hukum sing jelas , tapi justru nek lewat ADD malah ora terlalu rumit lan kendaraan malah langsung dadi aset desa.

Rudi Hartoyo   nimbrung bab rencana Touring Kades ,  aksi Kadang Demang perlu didukung semua pihak , sebab obyek wisata iku perlu banget dipromosikan , ananging pelaksanane'  kudu tulus  , ojo nganti enek istilah  ,, Dibalik udang ada rempeyek ,, 

Njaluk opo wae entuk sebagai wujud aspirasi , ananging kudu ngerti kahanan , APBD sehat opo ora , tetukon ditengah pandemi patut opo ora , fungsine tuku kendaraan anyar wis mendesak opo ora , kabeh perlu dipikir sebab rakyat isih butuh perhatian liyo.

Rudi O' Anggota DPRD dari HANURA

Rudi O' nambah ake , Penjaluk' e Kades  tambahan ADD wingi wae nganti ngorbanke Mobdin  4 Pimpinan Dewan , mosok iki  ganti kumpulan Demang sing  arep  njaluk kendaraan ,, kan ane`h ,,   jare Rudi klecam klecem ambek guyon.

Sementara Pirang Pirang Kades sing dihubungi Media Pacitan Pos , malah ora podo krungu nek rencana Touring Kades tanggal 11 sesuk arep enek Penjaluk'an kendaraan Dinas Kades, aku ora pati krungu mas , jare Kades Wonogondo Indro.

Kades Tambak Rejo Winarno uga kaget anane' isu Kadang Demang Dibalik Touring duwe Penjaluk'an kendaraan operasional Desa , iku ora bener mas , rencana kegiatan Demang tanggal 11 murni kanggo ngikat Paseduluran antar sesama Kades dan keluarga  , mbok jajal sampean tekok  panitiane  Touring yo kui Kades Sambong Agus lan Kades Josari Tomo.

Sedang mantan salah satu  Kades ana pacitan , sesuai pengalaman  pesen marang Group Kadang Demang Pacitan , ojo nganti niat tulus Kadang Demang justru ditumpak'i tokoh tokoh tertentu kanggo kepentingane dewe,  sebab hal koyo ngono kui biasa ,saling memanfaatkan.

Sementara Kades Dadapan ismono ngomong , aku ora weruh mas yo muk krungu krungu  pesertane ora enek separo , mungkin merga musim udan iki dadi sepi peminat , jare Ismono diplomatis.

Nganti berita iki ditulis  , media urung iso hubungi panitia Touring Kadang Demang Pacitan , hp ne isih pada tulalit..  kabeh ( Gustik)













Rabu, 08 Desember 2021

BUPATI ISIN NGANGGO MOBIL ANYAR MUK DISIMPEN ANA GARASI.

BUPATI ISIN NGANGGO MOBIL ANYAR MUK DISIMPEN ANA GARASI.

Pacitan post, 09.12.021.
Wis setengah tahun luwih , mobil Dinas Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji  jenis Pajero Spot ndongkrok ana garasi Pemkab Pacitan ,  blas ketepas  ora nate digawe nyang endi endi.

Miturut Sekda Pacitan Heru Wiwoho , Bupati  Pacitan Indrata  Nur Bayu Aji isih rumangsa   isin karo masyarakat Pacitan merga    iki dina isih  massa Pandemi .

Kejobo saka kui , Bupati uga ewuh pekewuh karo Wabub lan 4 pimpinan Dewan sing anggarane kanggo tuku mobil Dinas ditunda merga  danane  nggo numbok..i..kekurangan ADD sing dituntut kades kades.

Perlu dimangerteni , Mobil Dinas Bupati sing anyar  merga wis kadung  dianggarke sejak jaman Bupatine Indartto melalui proses anggaran PAK tahun 2020.

Rasa  isin lan ewuh pekewuh Bupati Indrata nganggo mobil  Pajero Sport anyar diacungi jempol tokoh tokoh masyarakat Pacitan. Miturut Sugiharyanto , sifat sensi  Indrata Nur Bayu Aji  terhadap masyarakat Pacitan patut dicontoh , ujarnya..( gustik )




TPI TAWANG SIDOMULYO MEKSO  DIJALUK PROPINSI JATIM...!

TPI TAWANG SIDOMULYO MEKSO DIJALUK PROPINSI JATIM...!

     Bambang Mahendra Sekdin Perikanan Pacitan.

Pacitan Ppos.08.12.021.
Seumpama ora merga Peraturan Pemerintah , mungkin rencana  penyerahan Tempat Pelelangan Ikan ( TPI) Tawang  Sidomulyo Ngadirojo menyang Propinsi Jawa Timur  ora bakal dadi kasunyatan.

Saiki  gelem ora gelem  ,  TPI Tawang sing mulo bukane  dibangun nelayan  setempat lan  Pemkab Pacitan  kudu  ,, iklas ,,  dikelola  UPT Dinas kelautan Pemerintah Propinsi Jawa Timur .

Miturut Sekretaris Dinas Perikanan Pacitan Bambang Mahendra , Proses  pengalihan wewenang TPI Tawang Sidomulyo  Pacitan menyang Propinsi Jawa Timur iki dina lagi proses administrasi, ananging  resmine urung bar.

Bambang uga njelaske , sing wis resmi diserahke nyang Propinsi  lagi TPI Tamperan , TPI Watu Karung lan Wawaran Kebonagung  urung iso diserahke merga secara administrasi urung siap.

Sing perlu dimangerteni jare Bambang ,  senajan secara administratif wewenang TPI  Pelabuhan diserahke  Propinsi Jawa Timur ananging Retribusi kabeh TPI isih dadi wewenange Pemerintah Kabupaten Pacitan.

 Bambang uga omong  , Pemerintah Kabupaten Pacitan disamping oleh jasa pungut  Retribusi TPI uga kebagian pembinaan lan pemberdayaan Nelayan , sedang Pemerintah Propinsi  jawa Timur kebagian ngatur pergerakan / Lalu lintas kapal , kondisi Pelabuhan, TPI  lan liya liyane .

Pelabuhan Pendaratan Nelayan di Tamperan Pacitan.

Ditakoni terkait Setoran PAD sing sumbere saka Retribusi TPI , Bambang omong wis memenuhi Target sing diprogramke Pemkab Pacitan , tahun 2021 targete' PAD PAK Rp. 397.069.890  nganti dina iki ( 6/12) wis entuk 497.790.375.

Soal peristiwa wong nyolong Benur ,  Bambang ngakoni sulit dibrantas , merga kewenangane Dinas Perikanan Pacitan terbatas , muk sekedar pembinaan Nelayan , ..eh nelayan...ojo sok nyolong benur.. dosa ..yo muk ngono  ..jare Bambang  ambek mesam mesem.

Klebu pemberdayaan Pembudidaya Benur, Bambang uga urung isa menehi pembinaan sing pas , merga pembudi daya Benur  daerah liyane uga urung enek sing berhasil , unpama enek keberhasilane isih temporer , enek info ning Banyuwangi ana sing wis kasil ternyata bareng diparani isih urung isa ditiru...( Gustik)

SILAHKAN MENCARI KELEZATAN BEBEK GORENG..ANDA AKAN MENEMUKAN HANYA DI BEBEK GORENG GUSTIK DI RESTO  TIRTA WENING MENTORO...SENSASINYA LUAR BIASA....







 


Selasa, 07 Desember 2021

TANTANGAN KONI DIBAWAH KENDALI DYAH MENTARI PUTRI.

TANTANGAN KONI DIBAWAH KENDALI DYAH MENTARI PUTRI.

Ketua umun Koni  Pacitan Terpilih Dyah Mentari Putri menerima panji Koni.

Pacitan Ppos.08.12.021.
Komite Olah Raga Nasional (KONI) hari ini telah menyelenggarakan Musyawarah Olah Raga kabupaten Pacitan ( Musorkab ) di gedung Karya Dharma  lingkungan Pendopo Kabupaten Pacitan.

Musorkab diadakan untuk memilih Pengurus baru Koni Pacitan periode  tahun 2021- tahun 2025 , setelah sebelumnya didahului Ketua lama  Joko Prayitno meninggal dunia.

Sejak pendaftaran dibuka  , yang memenuhi dukungan Cabor hanya 1 orang  yakni Dyah Mentari Putri ,sedang Danur Suprapto tidak memenuhi syarat karena kurang dukungan Cabor.

Tentu saja Musorkab yang dibuka oleh Asisten 2 Yunus pagi tadi seolah hanya pengesahan Dyah Mentari Putri saja sebagai Ketua Koni Pacitan Periode 2021-2025 karena pemilihanya sendiri dengan cara Aklamasi.

Menurut Yunus , siapa yang memimpin Koni tidaklah penting , yang penting adalah memajukan olah raga Pacitan ditengah persaingan dengan daerah lain yang semakin kompetitif , Monggolah siapa saja yang terpilih sing penting Prestasi , ungkap Yunus.

Gatut Suseno Wakil Sekretaris 2 Koni Jawa Timur.

Sementara  Ketua Koni Jawa Timur Yang diwakili oleh Wakil Sekretaris 2  Gatut Suseno meminta ketua terpilih untuk segera membentuk pengurus baru dipimpin 1 orang formatur yang dijabat ketua baru dibantu 1 orang pengurus lama dan  1  orang  dari Cabor yang dalam hal ini diwakili Sugiharto dari Pordasi.

Lebih lanjut Gatut meminta Ketua Koni Pacitan yang baru agar benar benar meluangkan waktu untuk memimpin Koni Pacitan , sebab kalau Ketua tidak ada waktu membina Atlit , jangan harap Koni pacitan bisa maju.

Yang kedua Ketua  umum Koni Pacitan , harus punya mimpi dalam membina Atlit sehingga mimpi tersebut menjadi kenyataan, misalnya kalau tahun sebelumnya Pacitan satu cabor belum meraih Prestasi, maka tahun tahun yang akan datang Cabor tersebut bisa meraih prestasi.

Kemudian yang ketiga , Ketua Umum Koni  harus mampu menjalin komunikasi dengan baik kesemua lini terutama kepada eksekutif dan kesemua Cabang olah Raga dibawah binaannya.

Sedangkan Dyah Mentari Putri sebgai Ketua umum koni Pacitan yang baru dalam visi misinya bertekad akan memperhatikan semua kelemahan Koni Pacitan masa lalu.

Perempuan yang juga pengusaha ini berjanji akan berusaha sekuat mungkin untuk mencari dana pendamping dari sponsor untuk membantu segala kekurangan di Koni Pacitan.

Sedang yang menarik Dyah Mentari akan memberikan perhatian lebih kepada para mantan atlit yang kini hidupnya kurang beruntung, insya Allah semua akan kami laksanakan , ujar Dyah ditemui media usai Musornas..

Sepi undangan.
Dalam Musorkab Pemilihan Ketua Umum Koni Pacitan yang diperkirakan akan banyak dihadiri eksekutif dan undangan terhormat lain , ternyata tidak ada yang hadir , bahkan Bupati hanya diwakili oleh Asisten 2 M.Yunus...tidak tahu persis alasanya...( Gustik)


















DISPARPORA BANTAH TUDINGAN KONI.SIAP ATASI KEBOCORAN..

DISPARPORA BANTAH TUDINGAN KONI.SIAP ATASI KEBOCORAN..


Pacitan Ppos.07.12.021.
Kepala Dinas Disparpora Pacitan Andi Faliandra membantah keras tudingan beberapa pihak yang dianggap mempersulit proses turunnya anggaran Koni Pacitan tahun anggaran 2022.

Menurutnya  , Teknis pengendalian SIPD itu kewenangan Bapeda Pacitan , sosialisasi ke para penerima hibah itu juga dilakukan oleh Bapeda bukan Dinas Pariwisata , kenapa musti Disparpora yang disalahkan , ujar Andi tegas.

Lebih jauh Andi mengatakan , sebenarnya secara teknis  kami lebih senang dana Koni masuk ke rekening  Koni sendiri dan dipertanggung jawabkan  oleh Koni sendiri . Tapi  kalau sekarang , Saya jadi ikut menanggung LPJ Koni  karena rekeningnya masuk Disparpora.

Andi Faliandra juga menjamin , anggaran sebesar 1.6 M yag diperuntukkan Porprof , Pembinaan Atlit dan operational Koni  tidak akan dikurangi satu sen pun. Hanya saja , jika terjadi ketidak beresan dalam penggunaan anggaran dimaksud, saya tidak segan segan ambil tindakan, sebab Dinas Pariwisatalah nantinya yang akan mempertanggung jawabkan di depan BPK atau penegak hukum yang lain.

Andi Faliandra Kadinas Pariwisata Pacitan

Sementara Terkait isu lama tentang bocornya penjualan Karcis disetiap obyek wisata , Andi yang didampingi Suparman menjelaskan, awal dia masuk di Pariwisata aroma penyelewengan itu terasa , namun mantan kepala LH itu melakukan restorasi secara pelan dan gradual yaitu memasang CCTV disetiap Pos dipintu masuk obyek wisata , karcisan atau Parkiran.

Sekarang setelah dipasang perangkat tersebut  setiap saat, Bupati , saya dan seluruh Staff Pariwisata dapat mengawasi pergerakan disetiap obyek Wisata dan Hasilnya pendapatan dari Penjualan Karcis meningkat tajam , imbuhnya.

Obyek Wisata Dibuka, tapi PPKM level 3 diberlakukan.

Kemudian terkait prospektifitas perkembangan Wisata Pacitan kedepan , Andi pesimis , karena sekalipun semua obyek Wisata sudah dibuka , tapi pemerintah masih  akan memberlakukan PPKM dengan status level 3 dengan berbagai persyaratan yang ketat , bahkan Libur Libur Nasional  seperti  Tahun Baru misalnya ,  ditiadakan oleh Pemerintah Pusat karena pertimbangan Pandemi yang belum benar benar mereda ( gustik)

NIKMATI LEZATNYA BEBEK TULANG LUNAK TIRTA WENING..LEZAT TIADA TARA , TERSEDIA JUGA SOTO DAN GUDEG.









Senin, 06 Desember 2021

STUNTING TIDAK MESTI  KETURUNAN ,  PENGARUH GIZI DOMINAN...!

STUNTING TIDAK MESTI KETURUNAN , PENGARUH GIZI DOMINAN...!

  Drs.Tunggul MM Sekdin P2KB P3A Pacitan.

Pacitan.07.12.021.
Jangan anggap sepele Stunting atau Badan  pendek - kecil  anak,  Karena secara medis bukan Gen atau keturunan ,  tetapi lebih disebabkan  ibunya saat hamil tidak memperhatikan Gizi.

Menurut Drs.Tunggul MM sekdin BKKBN Pacitan , kurang gizi bukan berarti tidak ada yang dimakan , tetapi pola makan yang tidak memperhatikan kesehatan,  baik ibunya / orang tuanya.
Maka tidak heran , Badan anak menjadi kecil / Stunting,  faktanya tidak menimpa orang miskin saja , tetapi orang yang berkecukupanpun juga banyak.

Lebih lanjut Tunggul mengatakan , karena stunting di indonesia semakin banyak kini menjadi perhatian Pemerintah Pusat tidak terkecuali Pemkab Pacitan.

Dengan payung Hukum Perpers No 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting , maka dinas BKKBN membentuk  TPK ( Tim Pendamping Keluarga) sebanyak 452 kelompok / 1356 orang yang terdiri dari tiga unsur yaitu Bidan Desa Dinas Kesehatan.Tim Penggerak PKK dan Kader KB.

Sedang sasaranya masih kata Tunggul , adalah ibu ibu hamil , calon pengantin baru dan keluarga kurang mampu , mereka diberikan pendampingan dan penyuluhan tentang pentingnya memperhatikan Gizi , ujar Tunggul ketika ditemui dikantornya hari ini 

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho mengatakan , bahwa Program Stunting menjadi tugas semua pihak , didalamnya disamping BKKBN dan Dinas Kesehatan ada juga Dinas PU , Diknas dan Dinas Dinas yang lain dimana koordinatornya dijabat oleh ketua Bapeda.

Lebih jauh Heru bilang , Program Stunting juga ada di TNI dalam hal ini Kodim 0801 Pacitan , Kepolisian dan sebagainya, Insya Allah dengan kerja keroyokan  antar instansi Stunting Pacitan tidak akan meluas lebih jauh, ungkapnya ( gustik)





Featured

[kriminal][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done