Pacitan Post.16.03.026.
Persoalan menu MBG seolah tidak henti hentinya di masalahkan oleh Masyarakat , diduga akibat kurang pengetahuan Ahli Gizi di masing masing SPPG.
Ada juga rumor tenaga Gizi bukanya kurang pengetahuan tapi tenaga Ahli Gizi sering kali beda pendapat dengan bos SPPG , akibatnya Ahli Gizi pada menu menu tertentu , dinilai tidak masuk katagori makanan sehat untuk anak,akibat nuruti kemauan bos SPPG.
Menurut dr Warkim , selaku anggota komisi 2 DPRD Pacitan , yang salah satunya membidangi Kesehatan , mengaku sering mendapat berbagai komplin dari masyarakat tentang menu MBG yang kadang tidak masuk katagori empat sehat lima sempurna.
Hal ini disampaikan dr Warkim dihadapan sejumlah awak Media , di acara buka puasa bersama disalah satu Rumah Makan di Pantai Teleng Ria Pacitan , , dr Warkim sempat menyampaikan hal tersebut saat kunjungan ke daerah / desa di Pacitan.
Selaku seorang anggota DPRD menemui aduan semacam itu , dr Warkim menghimbau agar persoalan tersebut diadukan lembaga lembaga yang kompeten menangani persoalan tersebut , misalnya ke Koordinator MBG setempat dan kalau perlu membuat aduan tertulis ke Komisi 2 DPRD Pacitan , silahkan kalau mau ngadu ,terang dr Warkim.
Sementara itu , diperoleh kabar di lapangan beberapa ahli Gizi yang tidak mau disebut nama mengatakan , kurang singkronanya antara Ahli Gizi dan Pemilik SPPG hanya terjadi menjelang lebaran ini saja (dikala) Harga harga dipasaran ikut naik tajam termasuk harga LPG yang semakin langka.
Namun demikian , isu dugaan perselisian Ahli Gizi dan pemilik Dapur harus segera diatasi , jangan sampai hal ini melebar kemana mana yang dapat mempengaruhi menu sehat anak anak sekolah ,imbuh dr Warkim.
Sekedar diketahui , imbas jelang lebaran / perang Iran- Amerika dan Israil berdampak pada sektor ketersediaan BBM dan Gas Tabung Hijau muda , bahkan untuk Gas bakul martabak yang mangkal di Perempatan penceng sampai mau membeli gas 50.000 untuk mendapatkan satu tabung gas tersebut...( Gustik)