Pemkab & Warga mulai dibenturkan dengan Pemilik lahan..!
Pacitan Post. 23.04.026.
Tuntutan Kateni pemilik lahan induk Goa Gong atas ketidak adilan selama 32 tahun oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan nampaknya mulai disusupi oknum tertentu yang ingin pansos.
Saat ini beredar narasi , seolah olah warga di sekitar Goa Gong tidak terima atas perjuangan Kateni yang nyata nyata didholimi oleh Pemerintah terkait pemanfaatan lahan miliknya.
Kateni yang hanya seorang Tani utun disebuah dusun di Papringan Pucung Desa Bomo Punung , benar benar mengalami nasib Tragis karena lahan miliknya yang merupakan tanah induk Goa Gong , hingga kini tidak mendapatkan apa apa serupiahpun dari siapapun ,termasuk dari Pemkab Pacitan..
Kata kateni , apa salah saya menuntut hak saya , sementara warga lain putra putri sekitar goa gong diangkat pegawai negeri ? dan mendapat konpensasi ,itupun saya tidak iri ungkap Kateni lugu.
Kateni dan anaknya ketika di kantor BPN Pacitan.
Bahkan kateni berharap kepada warga disekitar Goa Gong , jangan mau diadu domba oleh siapapun , saya cuma menuntut hak saya kepada pemerintah , jadi kalau ada yang obot obor / adu domba baik lewat media atau medsos jangan dipercaya itu cuma pansos , tegasnya.
Dan saya yakin warga Bomo tidak mudah diprovokasi , wong temen temen dapat rejeki dan berkah melimpah dari Goa Gong saja saya tidak iri kok , padahal hasil itu dari lahan saya , jadi sekarang ya tolong saya berjuang dihormati....imbuh Kateni.
Sekretaris Daerah Pacitan Heru Wiwoho , berjanji atas perkara Goa Gong akan membuka ruang dialog dengan pemilik lahan Parkir dan Bukit Induk Goa Gong minggu depan , saya yakin semua baik baik saja..
Sekedar tambahan informasi , saat ini memang banyak orang mencari selamat dari kasus ini , banyak pejabat yang ketakutan karena Bupati dan Sekda disuguhkan pekerjaan yang sembrono ,yang mengakibatkan Pemkab disoal sana sini... ( Gustik)
.